Kadis DPLH Sulsel Bentuk Tim Komisi Penilai Amdal

Kadis DPLH Sulsel Bentuk Tim Komisi Penilai Amdal

0 0
Spread the love
Read Time:1 Minute, 57 Second

INDONESIATIMUR Infonawacita.or.id SULSEL-MAKASSAR,
Inovasi DPLH Sulsel patut diapresiasi. Dalam upaya mendukung percepatan pembangunan di bawah komando Prof Dr, Ir, HM. Nurdin Abdullah, M.Agr, Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup (DPLH) Provinsi Sulawesi Selatan melakukan terobosan baru dengan membentuk Tim Komisi Penilai Amdal. Hal ini dimaksudkan untuk memastikan pembangunan itu dapat dengan berjalan baik; terukur, terpola, terarah, sistematis, dan akuntabel.

Kadis Pengelolaan Lingkungan Hidup, Ir. H. Andi Hasdullah, M.Si menjelaskan bagaimana peran komisi tersebut pada media, di kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar Sulawesi Selatan, (10/2/2020)

Tim tersebut diketahui memiliki peran membahas, memeriksa dan menilai dokumen AMDAL dalam berbagai keperluan pembangunan di Sulawesi Selatan.

Tim KPA Sulsel yang diketuainya itu terdiri dari para pakar lintas kampus yang sangat profesional, antara lain Prof. Dr. Ir. Sumbangan Baja, M.phil (ahli perencanaan wilayah), Prof. Dr. Anwar Daud. SKM. M.kes (ahli kesmas), Prof Dr. H. Supratman. MSi (ahli kehutanan), prof Dr. Ir. Sakti adisasmita (ahli transportasi), Prof. Dr. Bualkar Abdullah. M. Eng.Sc (ahli fisika), Prof. Dr. Muh. Wihardi Tjaronge, ST, M. Eng (ahli teknik sipil struktur), Prof. Dr. Ir. Andi Aladin, MT (ahli kimia industri), Dr. Zanuddin Djaka, SH, MH (ahli hukum), Dr. Ir. H. Andi Tamsil MS (ahli biota perairan dan perikanan kelautan), DR. Ir. Bustan azikin, MT (ahli geologi), Dr. Asdar Djamereng SE. MM ( ahli sosek), Dr. Muhlis Hadrawi SS. M. HUm (ahli budaya), Dr. Fahruddin. Msi ( ahli biologi), Dr. Ir. H. Syafruddin Syarif, MT (ahli IT), DR. Yusran, ST, MT ( ahli kelistrikan), Dr. Ir. Muhammad Ramli, MT (ahli pertambangan), Dr. Ir. Ridwan Bohari, MSi (ahli lingkungan hidup)

Selain itu, Andi Hasdullah melanjutkan bahwa tim komisi penilai AMDAL KPA tersebut diperkuat lagi oleh sejumlah tim teknis dengan latar belakang sejumlah orang yang memiliki keahlian teknis dalam berbagai bidang katanya lagi.

“Mengenai dokumen lingkungan yang kita terbitkan, kata Andi Hasdulllah ada sekitar 30 dokumen lingkungan dari instansi dan perusahaan pada tahun 2019, sedangkan di tahun 2020, diterbitkan 18 dokumen lingkungan, termasuk adanya dukungan sekretariat KPA yang optimal. Semua ini dalam rangka memperkuat reformasi birokrasi yang dicanangkan bapak Gubernur, ” terang Andi Hasdullah.

Mantan Kadis Kominfo SulSel yang akrab dengan sejumlah wartawan dan penggiat LSM ini mengurai kembali bahwa kualitas dokumen amdal itu sangat ditentukan oleh tim komisi penilai AMDAL KPA yang fungsinya memberikan berbagai rekomendasi dan penilaian sesuai hasil kajian dari berbagai keahlian yang dimiliki,” pungkasnya.(Red/**)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *