78 Penerima BLT Desa Tarabbi Hingga Kini Belum Menerima

78 Penerima BLT Desa Tarabbi Hingga Kini Belum Menerima

0 0
Spread the love
Read Time:2 Minute, 30 Second

Indonesia Timur INFONAWACITA.or.id LUTIM- Tim Media dan Komunikasi LEMBAGA ALIANSI INDONESIA BADAN PENELITIAN ASET NEGARA (LAI-BPAN) SULSEL Melakukan investigasi terkait kasus dugaan penyalahgunaan bantuan langsung tunai (BLT) yang sejatinya diterima warga Desa Tarabbbi, Kabapaten Luwu Timur , Sulawesi Selatan  masih terus bergulir.Selasa (23 Maret 2021).

Lanjut”bahwa  dengan adanya  Laporan Pengaduan (Lapdun) yang pernah dilayangkan oleh FPPMT tertanggal (11 Februari 2021)  ke Kejaksaan Negeri Luwu Timur dan Polres Luwu Timur waktu itu,pasalnya sampai hari ini kami  belum mendapatkan kejelasan terkait dengan perkembangan laporan pengaduan (Lapdun) yang  kami  ,karena sejumlah warga setempat belum menerima dana bantuan tersebut. Sementara dana itu diduga dipakai oleh Oknum Aparat Desa sampai akan berakhir bulan Maret belum dibagikan.

Berdasarkan informasi yang diperoleh sumber yang tidak mau disebutkan namanya menyebutkan bahwa sejak itu, Kaur Keuangan (Bendahara) inisial RS sedang tahap pemeriksaan oleh pihak aparat penegak hukum (APH) dalam hal ini Polres Luwu Timur.

Sedangkan Staf Keuangan inisial TF dikabarkan  sedang dilakukan pemeriksaan. Oknum TF tersebut yang diduga memakai dana tersebut untuk keperluan acara.

Diberitakan disalah satu media online sebelumnya, ada Oknum Perangkat Desa Tarabbi, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel) diduga memakai dana bantuan langsung tunai (BLT) untuk keperluan pribadi.

Hal ini terungkap saat sejumlah masyarakat desa setempat, menyambangi Kantor Desa Tarabbi guna mempertanyakan penyaluran BLT yang tak kunjung cair sampai saat ini.

Dilain pihak, sumber mengatakan bahwa dana tersebut dipakai untuk acara hajatan (nikahan). Disamping itu, diduga dana tersebut juga ada dibagi bagi oleh Aparat Pemdes setempat.

Kepada  masyarakat tersebut mengatakan bahwa BLT untuk tahap III bulan Desember 2020 belum disalurkan hingga sekarang ini

“Adapun jumlah penerima BLT sebanyak 122 kepala keluarga [KK], dengan nilai Rp.300.000,- per KK,” ujar warga.

Namun, dari 122 KK tersebut, sebanyak 44 KK yang sudah menerima, sementara 78 KK yang belum menerima.

“Dari 78 KK yang belum menerima dikalikan Rp300.000,-total anggaran Rp.23.400.000,- Dana BLT yang belum di salurkan,Ungkapnya salah satu Aktifis LAI BPAN DPC Kota Makassar yang juga dari asli Luwu Timur.

“Dari informasi yang kami dapatkan uang BLT tersebut diduga dipakai oleh salah satu oknum aparat desa untuk acara, entah acara apa. Apalagi ini sudah masuk tahun 2021, sementara Dana BLT itu harus rampung sampai akhir Desember 2020,” kata masyarakat.

“Intruksi Bpk Presiden RI  Joko Widodo pernah  mengatakan di tahun 2020, bahwa jangan pernah sekali-kali memotong/menyalahgunakan Dana Desa khusus Bantuan Langsung Tunai Covid 19 untuk masyarakat miskin yang terdampak Covid 19, jika tidak mau berususan dengan Hukum.”

Jadi kami dari DPD l Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) Badan Penelitian Aset Negara (BPAN) Sulawesi Selatan meminta kepada Aparat Penegak Hukum (APH) Polres Lutim melalui Kanit TIPIKOR dan Kejaksaan Negeri Luwu Timur sudah segera memeriksa dan memanggil pihak terlapor dalam hal ini,karena ada diduga  melakukan penyalah gunaan anggaran Dana Desa untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahun 2020 ke masyarakat yang terdampak Covid 19,yang disinyalir  oleh Oknum Perangkat Desa Tarabbi Kec.Angkona Kab.Luwu Timur pada tahun lalu,Tegasnya Kabid Media Dan Komunikasi LAI-BPAN Sulsel.(OK).

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *